Kuytanda.com|Kebumen-kasus meninggal nya Seorang ibu rumah tangga dan anak nya di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Dengan cara menggantung diri . Yang sangat mirisnya ia membawa anak kandungnya yang masih berusia lima tahun. Aksi nekat ini diduga kuat dilatarbelakangi depresi akibat himpitan ekonomi dan masalah keluarga
Peristiwa ini terjadi di Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Korban berinisial AA, dan anaknya, ATW, ditemukan tidak bernyawa. Kejadian baru diketahui setelah anak pertama korban yang berusia sekitar 8 tahun berlari keluar rumah meminta bantuan tetangga.
Kapolsek Buayan, Iptu Walali Saebani, menjelaskan, latar belakang kejadian adalah depresi yang dialami korban. Faktor utamanya adalah tekanan ekonomi dan ditinggal suami yang dikabarkan telah menikah lagi.
“Hasil olah TKP dan visum yang dilaksanakan oleh tim Inafis Polres Kebumen dan dokter dari RSUD Kebumen cenderung ke ekonomi, mungkin karena ditinggal suami,” ujar Iptu Walali Saebani, Sabtu, 10 Januari 2025.
“Anak yang selamat ini sempat diajak juga oleh ibunya untuk ikut mengakhiri hidup, namun si anak menolak,” jelas Kapolsek.
Di TKP, polisi menemukan tambang plastik berwarna biru lain yang disiapkan untuk anak pertama tersebut. Hasil pemeriksaan tim Inafis dan dokter menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada pemakaman.
Bupati Kebumen, Lilis Nuryani Fuad mengunjungi kediaman AA , Jumat (9/1/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan duka mendalam kepada pihak keluarga sekaligus memastikan langkah pendampingan psikologis dan bantuan darurat bagi anak yang masih hidup.
“Pemerintah Kabupaten Kebumen hadir untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tidak sendirian. Kami memberikan dukungan moral, bantuan ekonomi, pendampingan psikologis, hingga pembebasan biaya visum. Harapannya, tragedi seperti ini tidak terulang kembali,” ungkap Bupati Lilis.
Liputan : Bang Ciputo
Editor : redaksi






